Beranda » Blog » JENIS MATERIAL YANG WAJIB MENJADI DASAR SATU BANGUNAN

JENIS MATERIAL YANG WAJIB MENJADI DASAR SATU BANGUNAN

Dipublish pada 9 Agustus 2019 | Dilihat sebanyak 5 kali | Kategori: Blog

Material bangunan Batu Bata

Material bangunan yang paling utama pertama  adalah Batu Bata Merah. Harganya cukup mahal di bandingkan dengan penggantinya seperti Batako, namun untuk kekuatannya  dan  kwalitasnya  tidak perlu di ragukan lagi. Ukuranya ada yang besar dan sedang supaya bisa disesuaikan dengan design rumah yang di bangun.

Material Semen

Semen di gunakan unruk merekatkan baru bata sehingga bisa menjadi dinding yang kokoh. Semen juga di gunakan untuk merekatkan lantai keramik. Untuk campuran semen kamu perlu perbandingan antara lain air dan semen yang tepat bisa merekat dengan baik.

 

PASIR

Pasir berfungsi untuk campuran campuran semen. Pasir yang  berkwalitas baik biasanya memiliki bentuk butiran tajam karena lebih kuat untuk campuran perekat bata ataupun pondasi.ketika memilih pasir cobalah anda mengepalnya jika menggumpal artinya pasir tsbt kurang bagus atau tidak berkwalitas. Hindari memlih pasir yang kadar lumpurnya lebih dari 5%.

 

BANGUNAN  BESI BETON

Material besi beton berfungsi untuk membuat rangka konstruksi rumah. Ukuran besi beton ini beragam mulai dari 10 mm hingga 12mm, jenisnya ada yang permukaannya polos ada yang  berulir, dan berbentuk kanal. Kerangka dari besi beton ini kemudian di isi dengan adukan semen dan pasir  yang sudah  tercampur dengan baik.

 

Kayu

Kayu juga di pakai sebagai material bangunan. Hingga saat ini masih sangat popoular sebagai kerangka rumah. Ada banyak jenis kayu yang bisa di gunakan untuk membangun rumah. Namun yang terbaik biasanya berasal dari Kalimantan, seperti kayu kamper Rasamala dan kamper samarinda.

Jika tidak menemukan kayu ini, pilihan kayu lain yang kandungan airnya tidak lebih dari 20%. Bila perlu pastikan kayu tersebut sudah melalui proses pengovenan sehingga tidak mudah rapuh.

 

GENTENG

Material genteng amat sangat penting untuk sebuah bangunan , gunakanya untuk melindungi sang penghuni rumah dari panas matahari dan siraman hujan. Pada umumnya genteng di buat dari tanah liat. Material bangunan yang satu ini daya tahan nya sangat kuat dan tidak mudah lapuk, karena perubahan cuaca. Sehingga tidak perlu di ganti hingga belasan atau puluhan tahun kedepan.

 

TRIPLEK

Bahan material triplek biasanya di gunakan untuk menutup bagian langit langit atau flapon rumah dengan demikian langit langit lebih rapih , kabel kabel yang berantakan dan kerangka atap tidak terlihat.triplek pada langit langit ini juga bisa di dekorasikan dengan menggunakan cat atau ukiran cantik.

 

PAKU

Apalah artinya penggunaan kayu dan triplek tanpa  adanya material bangunan  paku ini berpungsi  untuk menyambungkan kayu dan triplek sehingga bangunan rumah menjadi lebih kuat. Paku juga sering di gunakan bersama  tali sebagai alat pemandu pemasangan keramik.

 

PIPA  PIPA  JUGA  HARUS  ADA

Material bangunan berupa pipa di perlukan air ke seluruh bagian rumah. Misalnya saja di kamar mandi, wastafel, dapur, hingga rumah dan  kebun dan untuk saluran pembuangan .

 

CAT

Material bangunan berikut adalah Cat sangat berperan sebagai finishing  tampilan rumah baik interior maupun eksterior . cat tersedia dalam aneka pilihan warna sehingga kamu bisa memilih sesuai dengan keinginan masing masing.

 

KERAMIK

Material bangunan keramik digunakan untuk melapisi permukaan lantai, terkadang di gunakan sebagai pelapis backsplash di dapur. Semua material bangunan yang sudah di sebutkan tadi merupakan satu kesatuan , pastikan kamu tidak melupakan salah satu nya. Dan mengecek kualitas masing masing material tersebut.

 

 

GYPSUM

Gypsum adalah  salah satu jenis mineral yang memiliki kandungan kalsium yang  tinggi. Pada industri konstruksi dan bahan bangunan sendiri, gypsum dimanfaatkan sebagai pelapis interior untuk dinding dan plafon. Papan gypsum telah di kenal masyarakat luas sejak ratusan tahun lalu, dan mulai saat itu papan gypsum dipercaya sebagai alternatif lain bagi interior bangunan.

Di Indonesia, gypsum sangat mudah ditemui di daerah Kalimantan dan Jawa Barat, namun hingga saat ini pendaya gunaan gypsum di negara ini belum maksimal. Dari total 260 juta penduduk Indonesia, penggunaan gypsum saat ini baru mencapai 100 juta meter persegi dan 95% diantaranya hanya menggunakan untuk plafon dibandingkan untuk sistem lapisan dinding.*

 

Padahal menggunakan papan gypsum untuk plafon dan dinding atau bagian bangunan lainnya memiliki banyak keuntungan seperti:

 

1.Menghasilkan plafon yang rata dan mulus serta tidak tampak sambungan.

2.Dapat dibuat beragam bentuk seperti bertingkat (drop up celling), kubah (dome), dan lain-lain.

 

Gypsum mempunyai berbagai aksesoris dan hiasan, seperti lis, hiasan tengah, hiasan sudut, dan lain sebagainya. Hal ini membuat model gypsum dapat bervariasi.

Perawatan dan perbaikannya gampang. Jika ada yang rusak tidak perlu mengganti seluruh lembaran, namun cukup dengan memperbaiki bagian yang rusak saja dengan sistem dempul memakai compound (plaster).

Proses pemasangannya cepat dan rapi.

Tidak gampang terbakar dan dimakan oleh rayap.

Mudah ditemukan di pasaran.

Hal tersebut sangat disayangkan mengingat keuntungan pemakaian papan gypsum sangatlah banyak, seperti perawatan yang mudah dan harga yang ekonomis.

 

BAMBU

 

Mengenal jenis bamboo untuk konstruksi

Bambu adalah salah satu bahan material yang bersifat natural serta dapat di daur ulang. Sebagai salah satu bahan-bahan dalam membangun rumah, bambu sudah sejak lama digunakan. Bahkan saat ini bambu sudah banyak dieksploitasi untuk di pelajari  seberapa kuat material tersebut. Jika dibandingkan dengan kayu yang membutuhkan waktu 10 tahun lebih penanaman, masa panen bambu jauh lebih cepat yakni sekitar   tiga tahun. Sebagai material bangunan, bambu mempunyai kekuatan serta   kelenturan yang  membuatnya kokoh dan tahan  terhadap  gempa.

 

Ciri khas dari bambu adalah bobotnya yang ringan serta  memiliki rongga di bagian dalam. Banyak orang yang berasumsi  rongga tersebut adalah kelemahan bambu, namun nyatanya itu merupakan salah satu elemen kekuatan bambu. Rongga  pada bamboo  biasa disebut dengan Bracer, dimana bracer dapat memperkuat  bambu serta dapat membuat elemen yang  umumnya digunakan sebagai  bagian struktur menjadi ringan serta tidak kaku. Dalam bangunan, bambu dapat diaplikasikan sebagai macam-macam yakni diantaranya adalah :

Bambu dimanfaatkan sebagai bekisting atau bagian perkuatan dalam proses percetakan struktur beton bertulang yang disesuaikan dengan bentuk dan ukurannya.

  • Kolom

Kolom atau tiang  Bambu digunakan sebagai kolom rumah, namun pilihlah yang memiliki struktur kuat atau umur yang tua sehingga dapat bertahan lama.

  • Dinding

Dinding rumah Istilah  penggunaan bambu sebagai dinding rumah dikenal sebagai gedeg, dimana bentuknya menyerupai anyaman kulit yang sudah diiris dan dihaluskan sebelumnya.

  • Lantai

Lantai  rumah. Bambu juga dapat dimanfaatkan sebagai lantai bangunan karena memiliki struktur yang kuat.

  • Rangka

Rangka atap. Bambu juga dapat digunakan sebagai kuda-kuda, reng, usuk dan bagian-bagian penyusun rangka atap lainnya.

  • Furniture

furniture Terdapat banyak bangku dan meja yang terbuat dari bahan bambu.

  • Pagar

Pagar rumah. Bambu juga dapat dimanfaatkan sebagai pagar pembatas rumah dengan membelahnya menjadi dua bagian dan disambungkan dengan menggunakan paku.

  • Pintu

Bambu juga dapat dimanfaatkan sebagai material pembuat pintu rumah.

  • plafon

Bambu dapat digunakan sebagai salah satu jenis  plafon rumah. tidak hanya sebagai rangka namun penutup langit juga dapat menggunakan lembaran anyaman bambu.

Dari keterangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa bambu mempunyai manfaat yang sangat banyak dalam dunia konstruksi bangunan. Bambu juga dapat digunakan sebagai pilihan material membuat berbagai jenis rumah tinggal termasuk rumah minimalis sederhana. Namun tidak semua jenis bambu dapat digunakan. Ada beberapa jenis bambu untuk konstruksi yang memiliki kriteria dan karakteristik yang sesuai.

 

Berikut ini adalah jenis bambu untuk konstruksi yang dapat Anda gunakan :

  • Bambu Batu atau Bambu Petung (Dendrocalamus Asper)

Pertumbuhan bambu ini dapat mencapai lingkar diameter sebesar 20 cm dengan panjang yang dilansir dapat mencapai 25 meter. Bambu petung memiliki ciri-ciri khas yakni diamaternya lebih besar jika dibandingkan dengan jenis bambu lain. Jenis bambu batu ini biasanya dimanfaatkan untuk pembuatan tiang atau penyangga bangunan. Tidak hanya itu bambu ini juga dapat digunakan sebagai bahan industri pulp dan kertas, kayu lapis, mebel, anyaman, peralatan pertanian, perternakan dan masih banyak lagi.

 

  • Bambu Hitam, Pring Wulung, Peri Laka (Gigantochloa Astroviolacea)

Jika dibandingkan dengan jenis bambu batu atau petung, pertumbuhan bambu ini  cenderung  lebih kecil yakni hanya mencapai diameter sebesar 14 meter dengan  panjang  sekitar 20 meter. Salah satu jenis bambu

 

  • Bambu hitam adalah bambu wulung

ciri-cirinya adalah memiliki rumpun yang tidak rapat serta warna kulit batang yang hijau kehitamanan. Selain itu terdapat serta bergaris kuning muda.

Bambu hitam ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan  instrument  musik  seperti angklung, calung, gambang  serta pembuatan cemplung. Selain itu, bambu jenis ini juga dapat berfungsi sebagai bahan-bahan dasar insdustri kerajinan tangan dan bahan pembuatan mebel karena dinilai memiliki daya tahan terhadap hama.

 

  • Bambu Apus, Pring Apus, Peri (Gigantochloa Apus)

Jenis bambu ini adalah bambu berdiameter paling kecil, yakni sekitar 4 – 10 meter. Sehingga bambu ini sangat cocok digunakan sebagai tanaman pagar hias, Anda dapat membaca cara membuat pagar tanaman untuk melihat cara membuatnya. Salah satu jenis bambu ini adalah bambu apus, dimana ciri-cirinya adalah dapat tumbuh di dataran rendah maupun di daerah pegunungan. Warna kulit batang ini adalah hijau tua sampai dengan kehitaman.

Batang dari bambu ini dapat dimanfaatkan sebagai alat pembuatan pegangan payung, peralatan memancing, kerajinan tangan seperti rak buku, insdustri pulp dan kertas sebagai dimanfaatkan sebagai penghalau angin kencang atau wind-break.

 

Itulah beberapa jenis bambu untuk konstruksi yang  dapat  Anda gunakan. Setiap jenis bambu memiliki karakteristik yang berbeda-beda dengan fungsi dan kegunaan yang berbeda pula. Untuk itu, ketika hendak memperhatikan sebelumnya perhatikan terlebih dahulu untuk apa bambu tersebut akan Anda gunakan. Apakah sebagai kolom, pagar dan sebagainya. Selanjutnya barulah Anda membeli bambu yang sesuai. Demikianlah beberapa jenis bambu untuk konstruksi bangunan yang wajib  Anda ketahui.

Belum ada komentar

Mungkin Anda tertarik dengan properti berikut ini:

PURI RESIDENCE type griya 36/7...

Rumah Dijual di puri residence
Rp 495.000.000
  • L.Tanah: 72 m2
  • L. Bangunan: 36 m2
  • K. Tidur: 2
  • K. Mandi: 1
SIDEBAR
Jual beli rumah jadi mudah & cepat. Hubungi kami!